Minggu, 15 Januari 2012

Merindukan Paus Pemimpin Umat Katolik Dunia Menyuarakan Pelanggaran HAM di Papua.

Bapak Umat- ku Mati - mati - dan Mati. 100% saya sorang penganut agama kristen katolik roma. saya merinduhkan Paus pemimpin Umat katolik seluruh dunia menyuarakan pelanggaran HAM di tanah papua.
ketika keluargaku 800 juta jiwa maunusia Papua hilang sekejap mata melalui pembantaian Penembakan senjata dan penyakit mematikan HIV AIDS. Kasus di bebaskan  Negara  Indonesia sengaja membuka belok kanan seluruh kota di papua.

       Mari saudaraku Umat katolik orang Papua hari ini (1- 16 - 2012) saya mengajak dan membentuk satu wada yang terpercaya untuk mendesak paus Pemimpin agama katolik dunia mengangkat masalah Pelanggaran HAM di Papua.Thema umum umat katolik seluruh dunia pada tahun 2012 adalah Keadilan dan nilai - nilai kemanusiaan didunia dipertegukan.
     Saya menagajak bukanlah karena pengaruh thema umum diatas. Manusia membutuhkan hidup damai,aman, sehjatera, kejujuran, kebaikan dan hidup dalam Kebenaran.  Menagapa harus ada satu wada   yang terpercaya bagi kami kaumKristen Umat katolik diPapua . Pada tahun 2010 pernah saya baca di status FB seorang lelaki yang kerja di keusakupan Timika. Bunyi bahasanya: Umat kristiani Katolik Papua banyak yang meninggal akibat Penyakit mematikan HIV/ AIDS dan akibat Penembakan senjata. Data Meninggal orang katolik di Papua sampai sejauh ini belum dikirim di Vatikan City dan belum lapor kepada Bapak PAUS Pemimpin Umat katolik dunia..
      Dari tahun - ke tahun saudarahku meninggal  dunia. Pemimpin percaya ketika data kita lengkap. Ketika pemimpin menyuarakan dan menyoroti krisis Internasional tentang pelanggaran HAM. Bagaimana dengan kasus Pelanggaran HAM di Papua. Apa bukti bagi kami. Uskup - Uskup yang bertugas di tanah Papua menyembunyikan semua kasus kehilangan Umat Kristen Katolik di tanah Papua.

Rabu, 04 Januari 2012

Suara Hati Peduli Genosida Paniai

      Sekumpulan Mahasiwa  suku Mee Natal bersama mahasiwa se-Jawa dan Bali di pusatkan di Jogjakarta tahun 2011. Dalam kegiatan besar selama satu minggu  mengisi beberapa kegiatan yaitu Natal, seminar, Olahraga dan Malam Tahun Baru bersama.
   Panitia Natal menjadwalkan tanggal 29 pagi jam 09.00 - 10.30 mengisi dengan perkembangan pembangunan pemerintahan Meuwo. Dari keempat Kabupaten yang hadir membawah materi seminar hanya mewakili kabupaten Paniai. Pembawa materi adalah seorang yang berkarya di sebuah LSM Paniai. 
Pertanyaan di lontarkan kepada pembawah materi yaitu berhubungan dengan kemanusian. Pantauan dari saya adalah Kabupaten paniai adalah daerah terpencil dan tertinggal dari semua sisi baik pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat maupun media masa. Seandainya  peserta seminar mempertanyakan masalah kemiskinan maka solusinya  akan muncul prasit komensalisme menjadikan lapangan proyek bagi penguasa pemimpin paniai. 
     Pembawah seminar adalah mewakili pemerintah dan mewakili masyarakat sipil . Saat pemaparan seminar tak satu pun menjelaskan kehilangan manusia suku MEE. Anehnya di kalangan mahasiswa banyak data pembunuhan manusia MEE Paniai dan di kalangan pemerintah dan LSM setempat tidak ada data Penembahkan. Pada hal beberapa tempat insiden penembahkan terjadi bayak Biru berdara, Kota Enarotali berada dan Kontor OPM Paniai berdara.
        Beberapa dekade dalam 6 bulan agustus - desember tahun 2011 banyak konfilk horizontal terjadi antara TNI dan masyarakat sipil / OPM wilayah IV Paniai. Selama enam bulan akibat penembahkan di paniai berjumlah 23 orang tempat

Senin, 02 Januari 2012

Pemimpin gereja katolik Dunia mengajak Keadilan dipertegukan

       Kini empat tahun hidup bersama lingkungan mayoritas umat muslim di kota Bogor. Dalam tahun yang keempat Natal 25 Desember 2011 terasa keadaan hidup perbedaan sekali. Perbedaan hidup yang dimaksud disini adalah dalam bulan Desember 2011 pemimpin agama islam di indonesia tidak pedulikan pelanggaran HAM di Papua mereka menggangkat Ekonomi untuk menguras kekayaan alam Papua. Tetapi Umat Kristen Katolik seluruh dunia mengajak keadilan kemanusiaan harus di pertegukan. Di bawah ini merupakan saksi - saksi dan sumber yang terpercaya melalui media maupun saksi mata saya sendiri pesan - pesan kedamaian yang di sampaikan dari Paus pemimpin umat katolik didunia, Wakil Uskup dan Romo.
    (Vatican 1/1/2012)Kemanusiaan menghadapi tantangan berat di tahun 2012 untuk mencegah terulangnya kekerasan dan pelanggaran hak asasi di masa lalu. Untuk itu, kaum muda harus dididik mengenai keadilan dan perdamaian.
     Demikian pesan tahun baru Pimpinan Tertinggi umat Katholik, Paus Benedictus XVI dalam kotbahnya saat memimpin Misa Tutup Tahun 2011, di Gereja Basilika, Vatikan, Minggu (1/1/2012). Misa itu dihadiri oleh ribuan orang.
    Dalam kotbahnya, Paus menyatakan bahwa thema tahun ini "Mendidik Kaum Muda di bidang Keadilan dan Kedamaian" adalah tugas semua pihak, semua generasi.
"Mendidik kaum muda dalam kebenaran, dalam nilai-nilai dasar adalah melihat ke depan dengan penuh  harapan," kata Paus.

    "Kaum muda terbuka pada segala hal, tetapi memerlukan komitmen sosial terhadap keadilan dan perdamaian," lanjut pemimpin 1,3 miliar umat Katolik itu. Kaum muda, lanjutnya, harus memanfaatkan segala hal yang tersedia seperti teknologi komunikasi