Jumat, 16 Desember 2011

Sepengkal kisah Dibalik Pengunsiang Masyarakat Paniai

         Inilah kondisi Kabupaten Paniai tahun 2011 .Mereka terusir dari rumahnya sendiri.Sumber pengungsian,pertama,bulan Agustus sampai dengan September mereka hidup terlunta-lunta di Kabupaten tetangga, yakni pengungsiang di Kabupaten Deiyai, Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Nabire.Pengungsian yang kedua, bulan Desember 2011 mengungsi di gedung serba guna uwatawogi paniai,sebagian masyarakat lari hutang belantara,dan sebagian lagi bertahan di rumahnnya sendiri. 

     Sebagaimana suda jelas bahwa  sembilan kecamatan  bagian dari pemlik masyarakat sipil.Saat itu ribuan penduduk paniai tersebar beberapa kabupaten tak jelas nasipnya. Penjajahan Indonesia memaksa mereka untuk mengungsi,mengungsi dengan alasan yang tidak jelas. Dibalik pengungsian bahwa rencana menghabiskan ETNIS suku MEE Paniai dari penjajahan negara Indonesia melalui tentara nasional Indonesia (TNI) dan Polisi. Kisah insiden  pengungsian telah terungkap pada  23- April 2012.Namun kisah itu belum terungkap dalam beberapa waktu silam yang telah lalui ini.Inilah data kisah nyata dibalik pengungsian akibat perang horizontal antara TNI dengan Organisasi Papua merdeka (OPM) daerah wilayah IV Paniai. Klasifikasikkan lagi dari sembilan kecamatan di wilayah itu tempat sasarannya yakni dua kecamatan dekat dengan kantor organisasi Papua Merdeka (OPM) yakni kecamatan Paniai Timur ibukota Enarotali dan Kecamatan Bibida.Sekitar 30 ribu penduduk sipil meninggalkan kampung halaman,rumahnya ternaknya,kebunnya dan bagi mahasiswa, pelajar,siswa dan murid meninggalkan pendidikannya. Selama pengungsian banyak masalah yang mengahdapinya yakni saudara mereka dibunuh tak melihat waja mereka dan tidak melihat kekayaan miliknya.

   Pengungsian tahap kedua pemerintah setempat menyediakan tempat tinggal mereka yakni Aula serba guna kabupaten Uwata wogi. Mereka jadikan tempat beristirahat. Disana dari tempat pengungsian banyak kisah - kisah yang tak terlupakan yakni : makan dan minum tak menjamin baik dari pemerintah, ibu-ibu yang mengandung melahiran anak dalam pengungsian, kelaparan menagkibatkan kesehatan mereka tidak baik. Tidak ada air bersih, air minum maupun air mandi.  Tak ada tempat tidur,tak ada alat dapur untuk masak makanan.Sepertinya tinggal di padang gurung pasir. Bayangkan sekitar 30 ribu masyarakat pengungsian selama 5 bulan sehari hanya  makan satu buah mie kering mentah. Satu hal lagi menakjudakn 60 orang masayarakat sipil meninggal dunia. Mereka berduka cita kepulangan saudara  mereka dari tempat pengungsian.

    Saat itu masalah kesehatan bagi  mereka sangat memprihatingkan. Banyak mengalami sakit demam akibat tidur diatas lantai semen koson. Dari sekian banyak orang pengungsian di serba guna Uwata wogi hanyalah 100 orang saja. Sebagaian orang mengungsi di hutang belantara. Disana mereka mengalami kehidupan yang tak pernah mereka alami sebelumnya.Tak pernah mereka mimpikan dan juga kehidupan yang tak pernah mereka bayangkan. Hujan, dingin,gigitan nyamuk dan lapar menjadi makanannya. Sebagian orang lagi sekitar 60an tinggal dikampungnya. Hanyalah mereka bertahan di kampung halaman dan tinggal di rumahnya sendiri menjadi pihak korbannya. Mereka di bunuh tanpa alasan yang tak jelas. Di gertak dengan tuduhan senjata. Kelompok ketiga, masyarakat yang niat bertahan hidup di tempat kelahiran mereka menjadi makanan bagi Tentara nasional Indonesia. Mengutip pesan singkat "Berani mati dan berani bertanggung jawab. Tanah ini adalah milik kami. Kami adalah penjaganya bagi negeri paniai, tak mungkin kami meninggalkannya atas dasar yang tak jelas". Tuhan Allah bimbingilah arwahnya.Mereka adalah orang yang berani, tegas, jiwa berkorban,patriotisme, pemilik penjaga alam bagi negeri kami Paniai. Pantaslah sebut mereka sebagai pahlawan daerah borjuis Paniai.

    Kisah nyata data di lapangan saat pengungsian melalui sumber media.Aktivis keagamaan mencatat enam puluh warga desa di Kabupaten Paniai, Papua, tewas dalam pengungsian.Juru Bicara Biro Perdamaian dan Keadilan Gereja Kemah Injil Kingmi Papua Daerah Paniai Agus Mote mengatakan, mereka mengungsi setelah Kepolisian Paniai membakar desa di sana. Aksi itu dilakukan saat polisi mencari pelaku penembakan. Polisi menuding Organisasi Papua Merdeka sebagai pelakunya dan bersembunyi di desa tersebut.

“Pada waktu itu desa Uwamani, desa Badawo,madi,timida,Yagiyo dan bibida mereka takut baru pergi mengungsi di tempat lain. Lalu ada yang mati di tempat orang lain, ada yang mati di jalanan, ada yang mati di kampungnya sendiri, berjumlah 63 orang. Lalu ada yang melahirkan anak di perjalanan, sehingga yang lahirkan anak dijalanan itu 12 orang.”

   Juru Bicara Biro Perdamaian dan keadilan Gereja Kemah Injil Kingmi Papua Daerah Paniai Agus Mote menambahkan akibat aksi polisi itu ribuan warga menjadi pengungsi.

Sebelumnya, polisi membakar hangus markas Organisasi Papua Merdeka di Kabupaten Paniai. Warga menuding polisi juga menjarah kebun dan ternak mereka di tiga kampung. Peristiwa ini terjadi sejak akhir tahun lalu hingga Februari kemarin.(sumber media : http://kbr68h.com/berita/papua/23370).

    Sebagian mereka merupakan mengejar keadilan sejarah Papua yang telah merdeka pada tahun 1961. Karena sejak lama bergabung dengan indonesia dengan syarat cacat hukum itu. Tahun - tahun sebelumnya mereka hidup tentram dan aman pada masa pemerintahan bupati ( Yanuarius L. Douw). Namun pemerintahan berikutnya  bupati Naftali Yogi tak menjamin keamanan daerahnya. Penjajahan sejak pasukan militer indonesia berkuasa di Enarotali Paniai, nasip masyarakat sipil paniai seluruhnya berubah. Kelompok mengejar Keadilan di tanah Papua khsususnya wilayah IV Paniai meneror,intimidasi, membakar kantor OPM di Eduda dan bahkan membunuh mereka dengan pemboman.Tidak menghitung kerusakannya.Akhirnya masyarakat dua kecamatan dan masyarakat sipil dan seluruh kabupaten Paniai kembali berpetualang. Kabupaten Deiyai, Kabupaten Dogiyai,Kabupaten Nabire dan Kabupaten Intan Jaya. Itulah wilayah keluarga-ku yang melindungi mereka selama pengungsian. Namun bagi mereka yang tidak memiliki keluarga di kabupaten tetangga,akhirnya, mau tidak mau bertahan di gedung serba guna Uwata Wogi di Ibu kota Enarotali, dihutang belantara dan tetap tinggal bertahan  di rumah mereka sendiri.

      Tidak ada jaminan bantuan dari pemerintahan luar negeri maupun dalam negeri. Pendidikan bagi generasi penerus bangsa terputus. Seluruh sekolah terpaksa di liburkan.Hari besar bagi umat kristen  25 Desember 2011 tidak merayakan dari rumahnya sendiri bersama keluarganya. Aktivitas sosial lumpu total,pendidikan bagi mahasiswa, pelajar, siswa dan murid sekolah dasar, pemerintahan, kesehatan ,sanggar budaya semuanya menjadi nasib hidup buruk bagi masyarakat Paniai. Semuanya  masalah  menutupi  dan belum dipublikasi akibat tak ada media masa lokal.

   Meski mereka tetap semangat mengadapinya dalam perang tersebut. Biarpun tidak melihat saudara belasungkawa, kehilangan rumah akibat membom,membakar gereja,kehilangan ternak, kebun, membabat hutan budidaya. Mereka tetap semangat dalam berdoa kepada Allah semoga daerah mereka kembali damai seperti dunia lain. Semoga maha pengampung mengampuni kesalahan bagi yang melanggar hukum dari Allah yakni "jangan membunuh sesamu manusia di bumi ini".

Sebuah kata keadilan adalah  sebuah kata tunggal. Sampai dunia kiamat pun kata keadilan dan Kebenaran merupakan sebuah kata data sekundernya. Salam berjuang dalam pertempurannya.


Kamis, 15 Desember 2011

Indonesia Pesimis Vs Paniai Kapan pun Tak Akan Menyerah


      Negara indonesia  tidak ada optimis lagi mempertahankan Papua dalam bingkai NKRI tetapi sudah pesimis menanganinya masalah Papua.  Media tempo com  tanggal 15 Desember 2011 wawancara dengan sala-satu anggota MRP meminta  pemerintah memekarkan kampung baru di Paniai. Dengan pemekaran, setidaknya bisa menarik kembali OPM di hutan untuk bergabung dengan Indonesia. “Di Puncak Jaya itu berhasil, anak dari tokoh OPM di sana, Goliath Tabuni, sudah bergabung dengan NKRI dan menjadi kepala kampung. (kata : Murib). 
       Jaringan Organisasi Papua merdeka makodam II wilayah IV paniai dan masyarakat setempat berburu dihutang  kedua kali atas mengejar keadilan, kebenaran, kejujuran dan harga diri sebagai sebuah bangsa. Ketika masyarakat kabupaten paniai yang dekat pusatnya kantor Pertahanan organisasi papua merdeka pun mengungsi untuk mengejar keadilan.
Mengapa masyarakat sipil pun ikut mengungsi ? . Kelakuan negara indonesia  tak pernah membedakan masyarkat, petani dll , diperlakukan pembunuhan kaya binatang  dipadang domba akhirnya pengungsian kembali. Sama halnya dengan beberapa media masa maupun agama di indonesia yaitu tempo com,Nadallatula com.
    Media ini termasuk media provokator di indonesia, padahal  dari tahun ke tahun Tuan Goliat Tabuni adalah sala - satu  orang yang termasuk
DPO di mata tentara  dan Pemerintah Indonesia. Ketika Tuan Kelly kwalik turun  ke kota Timika akhirnya  tewas  dibunuh oleh tentara Nasional Indonesia pada tahun 2010. Paniai Tuan Thadeus Yogi  besrta anaknya kini mulai mengungsi kedua kali di hutan belantara.
  Mereka tak pernah mengeluh dan menyerah dengan kata - kata memintah - memintah  kaya pengemis dijalanan kereta api jakarta  untuk menyerakan diri gabung dengan indonesia. maka Negara Indonesia segera kembalikan integritas bangsa Papua Barat yang pernah merdeka.
     Sejarah papua merdeka bukan lahi hal baru,pada tahun 60an kelompok jaringan organisasi Papua merdeka di bawah pimpinan Tuan Thadeus Yogi menjadi DPO  di hutang belantara. Makanan mereka adalah hujan, lumpur, nyamuk jadikan hidup bersama mereka.Pada tahun 2000 bangsa Papua barat memutuskan bersama di jayapura bahwa perjuangan bangsa papua melalui ZONa damai. Pada tahun itu juga akhirnya Tuan  Thadeus Yogi dan

Selasa, 13 Desember 2011

Meski Kantor OPM Paniai Kami Hancur Kami Tak Akan Pernah Meninggalkannya

    
   Kabupaten Paniai  pemerintahan daerah telah terbentuk dalam bingkai Nkri sejak lama sebelum saya ada didunia ni. Krisis kepemimpinan membuat masyarakat hidup dalam keadaan miskin, ketertinggalan membuat imformasi kemanusian tertinggal terutama komunikasi dan imformatika.
       Insiden pembantaian genosida terjadi dikabupaten paniai berlangsung dua puluh empat jam yang lalu sampai saat ini semua media lokal, media nasional maupun media internasional belum ada berita satu pun. Pembunuhan masal melalui serangan udara tersebut disiarkan jam 19.00 WIB pada hal kejadian serangan udara berlangsung 06.00 WIT. Sesuai imformasi melalui beberapa blog lokal maupun blog individu peduli dengan kemanusiaan orang Papua memuat atau menuliskan insiden pembantaian TNI dan Brimob kembali terjadi diPaniai. Pembunuhan masal tersebut melalui serangan udara maupun serangan darat menewaskan beberapa masayakat maupun kantor wilayah IV paniai  Pro kemerdekaan Papua telah hangus. Sejauh ini dibawah pimpinan Jhon Magai Yogi bersama anggotanya belum teridentifikasi pembunuhan masal tersebut.
       Kantor Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah IV Paniai merupakan sala-satu kantor telah terbentuk tahun 60an atau pusat jaringan Papua Merdeka. Kantor OPM bermarkas Eduda Paniai menumbuhkan semangat patriotisme dan membangun mempertahankan kekuatannya sampai Negara Indonesia  kembalikan jati diri sebagai sebuah bangsa sudah yang merdeka 19 - oktober -1961 itulah visi bangsaku.
        Rupanya,kebakaran kantor OPM Wilayah IV Paniai  tanggal 13- Desember 2011 tidak pernah lupakan oleh masyarakat wilayah IV makodam II Paniai. Ketika tuan Thadeus Kimema Magai Yogi dan anggotanya berkumandang warga  masayarakat sekitarnya

Minggu, 11 Desember 2011

Mengenal Tanaman Buah

    Analisi dibawah ini adalah apa yang saya belajar,praktek dan hasil analisa tentang materi buah -buahan moga bermanfaat bagi saya sendiri sebagai mahasiwa pertanian dan orang - orang seluruh diunia yang penggemar dan tertarik didunia pertanian.
Apa Itu Buah
   Dalam ilmu botani,definisi buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan modifikasi lanjut bakal buah ( ovarium),biasanya membungkus dan melindungi biji.Dengan batasan ini,variasi buah sangat besar,mencakup buah mangga,buah apel,buah tomat,cabai,bulir padi,buah merah, buah coklat,buah jeruk, buah manggis,buah rambutan dan polong kacang tanah.
    Pengertian buah dalam pengertian dalam tulisan ini adalah tanaman yang buahnya dapat dikonsumsi secara langsung dan atau melalui proses pengolahan mempunyai rasa menarik yang pada umumnya dikenal masyarakat sebagai buah - buahan dan berfungsi sebagai makanan selingan yang memberi efek menyenangkan,menyehatkan,dan hidangan pencuci mulut.( sumber : ensikolopedia dan teknologi benih)
Penggolongan  Tanaman Buah
   Berdasarkan umur buah atau daur hidupnya digolongkan menjadi dua kelompok yaitu tanaman buah umur pendek dan tanaman buah umur panjang / tahunan.Tanaman buah umur pendek hanya mengalami satu musim panen.Sedangkan tanaman buah umur panjang dapat berkali - kali dipanen.Contoh tanaman buah umur pendek: pisang,nanas,melon,pepaya,dan semangka.Contoh buah umur panjang : anggur,apel,jambu biji,jambu air,kelengkeng,mangga,manggis, c

Senin, 05 Desember 2011

TIM PERSIPURA JAYAPURA DIBAWAH TEKANAN POLITIK INDONESIA

   Kehidupan Masyarakat Papua semakin hari semakin gawat. Hidup dibawah Pelanggran HAM,Genosida,pambantaian,Pemerkosaan  berjalan terus sepanjang lima puluh tahun berlalu dan tetap saja masih ada  disebut ALIBI.
   Melihat buku sejarah Bangsa Papua Barat pada tanggal 1 - Desember 1961 telah merdeka secara seutuhnya dimata internasional atau terhadap bangsa - bangsa lain didunia. Pimpinan presiden Indonesia Ke- I Soeharto dengan memulai membangun politik lobi - lobi dengan Amerika untuk tujuan utamanya yaitu Ekonomi dan kekayaan  untuk aneksasi Negara Papua masuk kedalam Nkri melalui perang. Siklus politik indonesia dengan masyarakat Papua adalah sistim lobi - lobi maka Pepera 1969 tidak sah cacat Hukum referendum Papua hanya 1025 orang dibanding seluruh populasi masyarakat papua seluruhnya, saat penetapan Otonomi Khusus tahun 2000 mewakili Tim 100 orang asli Papua, dan UP4B pencetusnya adalah Negara Indonesia Itu sendiri .Dengan demikian melihat dengan kaca mata sendiri bahwa negara indonesia Gagal menangani masalah Papua.
     Bangsa Papua Barat aneksasi kedalam bingkai NKRI  dari tahun 1961 sampai tahun 2011 Pembantaian, Pemerkosaan,Pembunuhan, Genosida, pelanggaran HAM semakin tinggi dan berjalan. Perhitungan Angka Mortalitas masyarakat sipil Papua dari tahun 1961 sampai 2011 mencapai 5.800 juta jiwa tidak ada jejak melalui penembahkan - pemebahkan saat DOM, Pemerkosaan, Belok Kanan mengakibatkan AIDS,dll. Disini bukanlah untuk menuliskan tentang sejarah tetapi negara Indonesia tetap saja menginjak moralitas, harkat dan martabat manusia papua secara kemanusiaan yang tak beradab.
      Dengan ketidakadilan dan harkat martabat manusia dibantai melalui tuduhan - tuduhan senjata dan politik kini munculnya lagi harkat, martabat manusia Papua kembali diinjak - injak lagi melalui Sepak Bola. Satu bulan lalu 5 orang anak negeri Papua Barat bergabung SEA GAMES 2011 maka nama TIMNAS U23 indonesia tersebar didunia dimata PSSI tak ada nilainya. Tahun 2011 Nasionalisme anak negeri Papua tampil membela Timnas tak ada nilainya dibanding anak jawa yang tak pernah membawah nama inonesia mata di publik. Kita berbicara moralitas dan harkat dan martabat maka nilai - nilai kemanusiaan dan keadilan,kebenaran harus dipertegukan dalam Tubuh PSSI maupun dimanasaja kita tinggal danjuga tempat kerja.
Apakah PSSI sengaja tidak terlibatkan Persipura Jayapura Liga Champions Asia?
    Semakin hari masalah pembebasan pejuangan Papua semakin meningkat dan pelanggaran HAM Papua semakin meningkat pula negara Indonesia Krisis menangani Pelanggaran HAM akibat tekanan dari luar negeri. Negara indonesia menganggap bahwa tim sepak bola Persipura Jayapura adalah perlawanan dengan indonesia maka sengaja  Indonesia menjatuhkan kerediblitas,moralitas, harkat dan martabat  manusia Papua pada umumnya.
   Mengapa saya menulis artikel tentang Tim Sepak bola Persipura Jayapura di bawah tekanan politik indonesia beberapa sumber media masa menulis tentang pemain sepak bola diduga sekelompok perjuangan Papua Merdeka. Disini menegaskan kepada negara indonesia bahwa Merdeka adalah hak segala bangsa tidak memandang umur,jenis kelamin, golongan,pangkat tetapi jati diri dan harga diri sebagai sebuah bangsa yang mendiami di wilayah itu sendiri atau harga diri sebagai satu suku dan satu rumpun segala penindasan dihapuskan.
   Beberapa sumber media indonesia pemain Persipura Jayapura diklaim sebagai sekelompok Organisasi Papua Merdeka sebagai berikut : wawancara wartawan indonesia dengan Timotius Bonai yang disebut sebagai Tibo 
   Bagaimana Anda melihat kondisi sosial-politik di Papua?
    Kalau soal itu, saya tidak terlalu mengikuti. Saya juga

Kamis, 24 November 2011

Gabungan TNI dan BRIMOB kembali Intimidasi Masyarakat Sipil Kabupaten Paniai


Data Tanggal 13 November  lalu  Kabupaten Paniai insiden penembahkan menewaskan 8 orang  warga sipil degeuwo bayak biru kecamatan Bogobaida  . Kondisi terakhir Kabupaten Paniai memanas kembali  terjadi pelanggaran HAM dalam minggu yang berlangsung ini juga.
    Dalam  tiga hari belakangan hari senin sampai hari kamis  tim gabungan operasi  Militer TNI dan POLISI  situasi mengacaukan kembali.  Hari senin masyarakat ibukota Enarotali dan Madi diintimidasi kembali  dari TNI dan POLRI melalui perampasan kekayaan aset keluarga masyarakat  sipil di setiap rumah.
   

Senin, 14 November 2011

DAERAH KABUPATEN PANIAI KEMBALI TUMPA DARAH

     Dalam satu bulan belakangan, negara indonesia menigrimkan pasukan milisi indonesia  dibumi cenderawasih papua  untuk meningkatkan integritas  keutuhan NKRI kenyataan di papua melanggar hukum HAM.
     Kabupaten paniai  daerah yang sulit  menjangkau  media masa maupun media komunikasi  maka dalam satu minggu belakangan  tanggal  7 – 12 november  2011 kembali pembunuhan masal  ( genosida ) sampai hari ini belum terungkap.
    

Jumat, 04 November 2011

KOLONIALISME DAN IMPERIALISME POLITIK PERTANIAN DI TANAH PAPUA

   

 Kata Kolonialisme dan Imperialisme bisa ditemui dimana saja berupa buku - buku sejarah , Media masa maupun Internet dalam bentuk yang belum sempurna dalam kekaisaran yunani dan romawi .Kolonialisme dan imperialisme juga muncul dalam suatu bentuk  “lama” perdagangan dalam abad ke- enam belas yang diwakili oleh ekploitasi spanyol atas logam- logam berharga di Amerika latin tetapi oleh rangkaian pusat – pusat perdangan portugis untuk menguasai lalu lintas perdangan rempa- rempah,gading ,logam berharga,dan budak.penggunaan istilah ini di zaman modern bermula dari akhir abad kesembilan belas dengan tumbuhnya industrialisasi di Eropa dan pencarian bahan mentah di afrika.
(sumber : teori Kolonialisme)

Senin, 24 Oktober 2011

KASUS-KASUS PENYITAAN TANAH DAN PERAMPASAN TANAH DI KOTA NABIRE PAPUA

    


Semakin meningkat masalah  pembebasan  Papua Barat untuk memisahkan diri menjadi sebuah negara tersendiri. Banyak hal yang lakukan negara indoneisa terhadap masyarakat sipil papua dengan tujuan  menghabiskan etnis bangsa papua, dan hal lain juga masalah ekonomi. 
    Banyak orang menganggap adalah politik pertanian hal sederhana. Masalah tersebut yang berhadapan adalah masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan sekelompok kapitalisme dan masyarakat Sipil dengan masyarakat transmigrasi. Masalah tanah banyak menagkibatkan korban nayawa.
    Dari tahun ke tahun masyarakat sipil Nabire mengalami banyak  kasus-kasus pertanian dan Agraria. Pemerintah setempat tidak memperhatikan kasus - kasus dengan baik dan masyarakat menjadi penonton dan pengemis diatas negerinya sendiri. 
    Selama ini banyak orang papua menyuarakan tentang kasus - kasus genosida


,pembunuhan,pemerkosaan,ketidakadilan,pelanggaran HAM, kontak senjata . Selain kasus diatas masalah agraria adalah masalah pelik  yang  musti selesaikan oleh pihak netral. Pada bulan agustus 2011 masyarakat sipil Nabire menceritakan perampasan tanah oleh oknum TNI. Pada saat itu simpulkan cerita bahwa ini merupakan sebuah penjajahan. Inti cerita adalah adalah masyarakat sipil Nabire melepaskan tanah secara keterpaksaan.
  
   Kasus –kasus pertanian  di kabupaten Nabire adalah sebagai berikut :
  • Perampasan Hak Perkebunan kelapa sawit kecamatan Wanggar
  • Perampasan  Tanah kebun Petani
  • Pemasukan Perusahan baru 
  • Pembuatan sertifikat tanah tidak sah
Perampasan Hak Perkebunan Kelapa sawit Kecamatan Wanggar.
 PT.perusahan Kayu suda lama masuk di daerah nabire tujuan untuk menghabiskan kekayaan alam hutan papua melalui ILEGALLOGING.  Selain itu Perusahan tersebut ingin menguasai kota nabire secara diam – diam mengambil alih perkebunan kelapa sawit menjadi milik pribadi. Tanpa sepengetahuan masyarakat sipil nabire. PT.Perusahan Kayu mengurus sertifikat tanah, Surat ijin tanah dikantor Agraria kabupaten nabire, Provinsi dan Negara. PT.Perusahan Kayu menjadi penguasa di tanah nabire dengan  monopoli  menjadi penguasa pertama di kota nabire mengurus sumber kekayaan alam  daerah nabire.
Evolusi tanah merupakan tanah  pernah mengelolah  secara tradisi dan suda ada  sebelum PT.Perusahan kayu masuk artinya tanah Adat. Revolusi pertanian jaman demi jaman dan tahap demi tahap masytarakat sipil yang mendiami lokasi tersebut dengan mengikuti perkembangan sesuai jaman menerima perkebunan kelapa sawit dengan baik sebagaimana integritas harus di pertegukan.
-       PT.Perusahan Kayu sebelum Peradaban manusia  sejarah dan  juga prasejarah  pernah ada  di papua?
-    Apakah lokasi perkebunan kelapa sawit milik pemerintah swasta termasuk PT.Perusahan Kayu sesuai UU NO.33 Ayat 3 . (Hutan dan kekayaan alam di kuasai oleh negara) ataukah Tanah adat sesuai UU.
Proyek besar yang di lakukan oleh pemerintah indonesia untuk menguasai kekayaan alam dan menguras habis-habisan sumber ekonomi baik dari pertanian,perikanan,kehutanan dan peternakan. Masyarakat sipil dijadikan sebagai penontong ekonomi dari tanah leluhurnya. Masayarakat sipil pernah aksi di kantor DPR nabire untuk menghentikan dan menggugat PT.Perusahan - perusahan yang memonopoli kekayaan sumber daya alam dan menjadi pemilik tuan tanah diatas tanah orang.

Perampasan Hak ulayat Tanah Pertanian Gurem oleh Anggota TNI.
     Masyarakat nabire 98 % petani ekonomi kelas menengah bawah masih dalam kehidupan berburu, artinya masih belum melangkah perkembangan jaman dengan perkembangan industri. Beberapa waktu belakangan ini masyarakat sipil banyak berkeliaran di tengah kota mengalami krisis kehidupan membuat muncul dampak negatif bagi masyarakat . Hasil survei dalam minggu ini tanggal 28 september – 1 agustus kunjungan setiap kecamatan di nabire menandakan bahwah tenaga kerja petani mengurangi dan semakin meningkat penganguran di tingkat  kalangan masyarakat sipil.
Mengapa kehidupan masyarakat sipil nabire mengalami krisis kehidupan dengan meningkat kekurangan gizi buruk .Ikuti penjelasan perampasan hak ulayat tanah petani gurem di bawah ini.
Data survai kegagalan bertanam petani gurem adalah :
-          Pembudidayaan sapi tidak teratur.
Dalam survai ini pemilik ternak adalah Kepala tentara yonif 753 dengan pemeliharaan ternak secara kasar artinya dibebaskan untuk mencari makanan ternak di kebun – kebun pemilik masyarakat sipil.Penghancuran tanaman –tanaman hortikultura pemilik masayarakat dengan sistim pemeliharaan paksaan tersebut. Anggota tentara tidak punya perumahan sapi yang  jelas  danjuga tempat budidaya ternak yang jelas kebun – kebun petani jadikan tempat sasaran dan hancur tempat pemeliharan ternak. Dengan demikian masyarakat terpaksa meninggalkan kebun karena tanahnya tandus. Masyarakat setempat protes terhadap kelakuan buruk yang di lakukan anggota yonif 753 terhadap masyarakat tetapi anggota tentara di tudu dengan senjata keluarkan peluru. Akhirnya tanah menjadi milik tentara dan dibangun bangunan rumah hotel,kos-kosan. (Kampung : Grimulyo).
-          Masayarakat Sipil Meninggal dari Kebun
Kebanyakan masyarakat setempat memiliki kebun di SP – SP dan di hutang belantara. Masayarakat pribumi tiba-tiba meninggal dari kebun- kebun saat kerja untuk mencari nafka hidup mereka dengan tidak ketahuan pelaku pembunuhan. Pelaku adalah tentara. Mengapa karena dua cara yang di gunakan oleh pihak tentara yaitu langsung kontak senjata dan sistim penikaman. Masayarakat setempat terganggu fisikologi maka meninggalkan kebun dan tanah di kuasai oleh masyarakat transmigrasi menjadi pemilik tanah papua.    (Saksi mata : Guru SD Anselmus Yogi).
 Dengan adanya program tansmigrasi untuk pertumbuhan penduduk populasi manusia khusunya kota nabire semakin meningkat, dengan kelanjutan berdasarkan pasokan kekuasan tanah pertanian,memberikan pemekaran  dari generasi demi generasi yang secara berkelanjutan untuk keluarga-keluarga baru kerentetan tanah baru.Tidak terpisahkannya masyarakat sipil nabire secara  keseluruhan memakai tanam-menanam adalah sistem gurem atau berpindah-pinda tempat dan berproduksi bagi ekonomi pertanian semakin kecil.
    Masyarakat setempat dengan berbagai tuduhan yang dilakukan oleh pihak TNI adalah sala- satu bentuk penindasan menuju genosida Daerah Operasi Militer (DOM) melalui perampasan-perampasan hak milik masyarakat sipil. Politik halus yang di lakukan oleh pihak TNI adalah sala - satu penindasan yang luar biasa yang di lakukan melalui perampasan hak milik masayarakat.
      Pertanyaan: Apakah masayarakat malas kerja?
Jawaban : Tidak ,Perbandingan pada tahun 2000, dipasar-pasar lokal di nabire mempunyai pasar tanaman hasil panen hortikultura banyak. Kini dalam tiga tahun belakangan ini survai di pasar suda mengurang  jualan hasil hortikultura tanaman sayuran maupun buah-buahan di pasaran.
Gambar diatas adalah sala-satu contoh kecil harga pemasaran satu tumpuk di pasar kalibobo mencpai Rp 1000 (sepuluh ribu rupiah) itulah krisis kekurangan pertanaman produk hortikultura dan kekurangan Gizi dan semakin hari manusia papua punah. Disini saya bukan menjelaskan Agribisnis tetapi dengan adanya operasi militer daerah  nabire maka masayarakat setempat hidup menggantungkan beras yang di impor karena trauma pembunuhan beroperasi dikebun-kebun pelaku penembakan tidak ketahui.
       Karakteristik sturuktur lapisan tanah menentukan bahwa nabire merupakan sala-satu daerah penghasil utama produk hortikultura maupun Perkebunan. Hasil survai tanaman khas daerah yang bisa tumbuh dan bisa menahan terhadap hama dan penyakit tanaman.
      Dari data ini kita simpulkan bahwa masayarakat nabire bisa merdeka ekonomi melalui pertanian. Data survai kali ini merupakan Memperjuangkan hak-hak pertanian yang menguasai oleh negara penjajahan dan ingin menguasai perekonomian di tengah krisis politik otonomi khusus. Sala –satu penjajahan lain adalah beras raskin inilah membunuh karakter  dan sumber tenaga kerja. Manusia bisa hidup tanpa beras. Karbohidrat bagi orang papua adalah ubi jalar.
    Dari Kasus ini simpulkan pula juga bahwa masyarakat nabire hidup di bawah tekanan dan trauma tuduhan penembahkan dan pembunuhan di kebun- kebun. Dalam mata pencarian keuangan mereka mengalami krisis untuk menghidupi kehidupan keluarga mereka dan juga membiayai anaknya melanjutkan pendidikan. Masyarakat hidup di bawah penajajahan oleh negara indonesia dan ekonomi masyarakat pun semakin hari semakin melemah.
Pemerintah daerah harus bertanggung jawab karena masyarakat hidup di bawah naungan pemerintahan setempat. Pembungkaman kasus tersebut dari kantor agraria seruan hati dari masyarakat selamat menikmati di tanah orang.
Siapa pemilik tanah ?
     Kantor Agraria kabupaten nabire bebas memberikan surat sertifikat tanah kepada   masyarakat transmigrasi dan anggota tentara. Fakta data hasil survai pemilik tanah masih kuno artinya belum memberikan kebebasan untuk mengurus surat sertifikat,masyarkat menganggap bawah tanah nabire adalah tanah adat. Semua tanah kosong di kabupaten nabire dikuasai oleh pendatang suda memiliki sertifikat tanah. Inilah yang harus di pertanyaan kembali. Ini adalah sala –satu awal munculnya konflik horizontal antara masyarakat sipil dan masyarakat transmigrasi.
     Pemerintah setempat harus tanggapi serius karena generasi  anak muda papua kedepan akan penontong diatas negerinya sendiri.  Kasus- kasus tersebut harus dipertegukan kebenaran,keadilan dalam integritas menuju tanah papua tanah damai.
    Slogan  di pasang dimana –mana yaitu tanah papua tanah damai merupakan kesepakatan antara kedua pihak pemerintah indonesia dengan masyarakat papua dengan politik menuju semua manusia hidup damai. Kasus – kasus diatas merupakan melanggar pelanggaran hak asasi manusia (HAM) melalui pertanahan. Sejarah peradaban manusia mengatakan bahwa di bumi ini Tuhan menciptakan populasi manusia berdasarkan suku dan bangsa. Letak geografis merupakan pembatasan antara pulau – pulau dan laut . Semakin meningkat populasi manusia dan semakin membawah banyak permasalahan dalam kehidupan dibumi.
  Indonesia pernah dijajah oleh negara belanda untuk menguras rempa yang disebut kerja RODI (sistim tanam Paksa).Di papua  khususnya masyarakat sipil nabire mengalami hal yang serupa melalui penjajahan politik pertanian. 
 " INdonesia Stop Penjajahan  petani kecil di kampung Dusun Papua "
 
Keadilan tetap adil dan kebenaran tetap benar.
                  "Salam berjuang Politik marxisme"

Petani Masyarakat Papua dan Politik



      Masalah kemerdekaan Papua semakin panas ditingkat internasional dan juga saat ini khususnya masalah tanah semakin gawat juga.Berbagai jenis sengketa tanah dengan akses-aksesnya berlangsung dalam frekwensi dan intensitas yang mengkawatirkan. Sebagai ilustrasi bulan Juni - bulan september tahun 2011 kunjungan lansung ke tanah papua pantauan kondisi terkini pelanggaran Hak Agraria di tanah papua mencatat 32 (tiga puluh dua) pelanggaran agraria mulai dari kota sorong Provinsi papua barat sampai bovendigul provinsi papua sepanjang 49 (empat puluh sembilan) bulan sejak 1 januari 1991 hingga oktober 2011 ada 1798 (seribu tujuh ratus sembilan puluh delapan kasus) pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang berupa “penyitaan lahan melalui berbagai cara” , “ perampasan material bahan bangunan pembangunan infrasturuktur” dan perampasan lahan melalui berbagai cara”suatu yang luar biasa tidak pernah publikasikan oleh media masa maupun media elektronik pada hal pelanggaran yang luar biasa.
      Jenis sengketa yang terjadi selama ini  bervarisi,mayoritas adalah sengketa antara modal besar dengan rakyat

Pembersihan etnis Orang Papua Melalui pertanian

       Pandangan melalui buku pembersihan etnis palestina maupun beberapa  literatur kini bahwa pembersihan etnis merupakan definisi kebijakan yang dari kelompok atau orang tertentu untuk  secara sistematis menghilangkan kelompok lain dari wilayahnya karena alasan kekayaan .Kebijakan itu melibatkan kekerasan dan sangat sering terkait dengan operasi militer .Semua itu dicapai dengan segala cara yang mungkin ,dari diskiriminasi sampai pemusnaan,dan diikuti pelanggaran hak asasi manusia serta hukum humanitarian internasional ......... Kebanyakan metode pembersihan etnis adalah pelanggaran paling penting  Konvensi Genewa tahun 1949 dan protokol tambahan 1977.
Drazen Petrovic,”Ethnic Cleasing –An Attempt At metodologi “ ,Jurnal Eropa untuk Hukum Internasional , 5/3 (1994) ,Halaman 342-360
     Teringatlah pula kisah kejadian pada tahun 2006 lalu kelaparan melanda didaerah yahukimo.  Dalam beberapa hari belakang ini beredar dibeberapa media masa  bahwa dua warga terkena anak panah   di daerah Yahukimo adalah

Minggu, 23 Oktober 2011

Semua Hukum Benar tapi Sulit Mendapatkan Kebenaran

  Karena hadirnya suatu aturan guna mengarakan pribadi manusia untuk bertindak benar. Namun kebenaran hukum masih di sangsikan karena para penegak hukum bertindak sesuai hukum itu sendiri.Oleh itu dibentuk lembaga / komisi tertentu untuk mengawasi pelaksanaan hukum yang benar guna merujuk kepada kebenaran  hukum itu sendiri.Tapi hal itu masih bersifat  angan belaka karena adanya campur tangan pihak lain dalam kebenaran hukum itu.
     Sikap campur tangan itu membuat banyak orang melakukan kesalahan dalam hukum yang benar.Seperti kasus Kegagalan otsus di tanah papua selama 10 tahun tidak ada perkembangan sama sekali dan setiap tahun mendapat begitu besar triliunan dan dibagi kesetiap kabupaten masing-masing se-tanah papua tetapi kemiskinan masih merajalela, Pengangguran makin meningkat, Penanganan kesehatan tidak begitu baik setiap hari masyarakat sipil meninggal kurang lebih 20 orang dalam satu hari 24 jam, Pendidikan masih tertinggal jauh. Dalam kasus kegalan  dana otsus setiap kabupaten mendapatkan anggaran sekitar Rp.100,5 triliun dan jumlah tersebut di banding dengan jaminan kesehatan masyarakat,hanya 0,1 trilyun.Jadi 99 kali lipat.Pemerintah propinsi papua dan papua barat ngotot karena sudah gagal.Pemerintah Negara